banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250
banner 728x250

banner 728x250

Tiga Pelaku Buronan Berhasil di Ringkus Oleh Aparat Kepolisian di Samarinda Kaltim, Kasus Menewaskan Tiga Polisi di Katingan Tumbang Kelemei

banner 120x600
banner 468x60

PALANGKARAYA, beritafaktanews.id – Kepolisian berhasil mengamankan delapan orang yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan.

Peristiwa berdarah itu terjadi saat operasi penangkapan bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, pada Kamis dini hari, 2 Juli 2026 lalu.

banner 325x300

Sebelumnya, aparat telah mengamankan lima terduga pelaku yang berinisial R, S alias A, N, Y, dan L. Dua di antaranya berhasil ditangkap pada Rabu, 8 Juli 2026.

Kini, tim gabungan dari Subdirektorat IV Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Satgas NIC berhasil menangkap BIO, yang merupakan target utama sekaligus terduga bandar narkoba, beserta dua rekannya yaitu Perie dan Ramblan alias Busu.

Kapolres Katingan, AKBP Dodik Hartono, membenarkan penangkapan tersebut saat dikonfirmasi awak media pada Jumat, 10 Juli 2026. “Benar,” ujarnya singkat namun tegas mengonfirmasi penangkapan Bio.

Ia juga memastikan bahwa ketiganya, yakni Bio, Perie, dan Ramblan alias Busu, telah diamankan dan kini dibawa ke Jakarta.

“Benar,” jawab Dodik saat dikonfirmasi terkait penangkapan ketiga orang tersebut. Selanjutnya, ketiga tersangka utama ini akan dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih mendalam dan tuntas di bawah penyidikan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri.

Peristiwa bermula saat petugas menggerebek kediaman Bio. Saat itu, petugas sempat mengamankan dirinya, namun keluarga dan kelompok terkait melakukan perlawanan hebat hingga berhasil membebaskan sang bandar.

Akibat serangan tersebut, Aiptu Anumerta Yudhi Perdana Putra gugur terkena luka bacok di kepala.

Dua rekan lainnya sempat hilang saat berusaha menyelamatkan diri ke arah hutan dan sungai. Bripda Anumerta Nopandri Ramadhana ditemukan meninggal di Sungai Katingan, Desa Tumbang Lahang pada Sabtu, 4 Juli 2026.

Sehari kemudian, jenazah Ipda Anumerta Sumariyanto ditemukan di aliran sungai wilayah Desa Rantau Asem, Katingan Tengah.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *