BENGKULU, 9 JULI 2026 beritafaktanews.id — Langkah cepat Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam merespons keluhan masyarakat terkait aktivitas warung remang-remang (warem) di kawasan Lapangan Golf mendapat apresiasi dari warga sekitar.
Sidak yang digelar ini merupakan tindak lanjut dari pemberitaan media yang sempat viral mengenai adanya indikasi Cafe Civas yang diduga menjadi sarang prostitusi dan peredaran minuman keras (miras).
Dugaan masyarakat pun terbukti. Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan keberadaan sejumlah kamar kosong yang mencurigakan serta ratusan bekas botol miras yang disembunyikan di area belakang Cafe Civas.kamis(9/7)
Warga Berterima Kasih, Namun Beri Catatan Penting
Meski menyambut baik ketegasan pemerintah, sejumlah warga setempat memberikan catatan dan masukan agar penindakan ke depan bisa berjalan lebih efektif dan maksimal.
”Kami sangat berterima kasih karena Pemkot dan Satpol PP langsung turun tangan setelah keluhan kami viral di media. Terbukti kan, ada ratusan botol miras dan kamar-kamar di sana. Tapi jujur, kami agak menyayangkan kenapa sidaknya dilakukan siang hari,” ujar salah seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya.
Menurut penuturan warga, aktivitas sesungguhnya di Cafe Civas baru dimulai pada malam hari. Jika penggeledahan dilakukan saat siang hari, kondisi kafe cenderung sepi sehingga petugas kehilangan momentum untuk mengamankan para pelaku atau pengunjung yang tengah beraktivitas di sana.
Dua Ruang Karaoke Luput dari Pemeriksaan
Selain masalah waktu pelaksanaan, warga juga menyoroti adanya beberapa titik di dalam kafe yang terlewatkan oleh petugas saat penyisiran berlangsung.
• Aktivitas Malam Hari: Warga berharap ke depan sidak dilakukan secara mendadak pada jam operasional malam.
• Pemeriksaan Kamar Karaoke: Berdasarkan pantauan warga, terdapat sekitar 2 hingga 3 room (kamar) karaoke di dalam Cafe Civas yang luput dan tidak diperiksa oleh petugas saat sidak berlangsung.
Harapan Masyarakat ke Depan
Masyarakat sekitar Lapangan Golf berharap agar Pemkot Bengkulu dan Satpol PP tidak berhenti sampai di sini. Warga meminta adanya pengawasan berkala dan tindakan yang lebih menyeluruh, termasuk memeriksa seluruh fasilitas ruangan di dalam kafe tanpa ada yang terlewat.
Masyarakat menegaskan bahwa mereka siap mendukung penuh aparat penegak perda demi menjaga ketertiban, kenyamanan, serta kebersihan lingkungan kawasan Lapangan Golf dari praktik-praktik penyakit masyarakat.


















