OGAN KOMERING ILIR, beritafaktanews.id//— Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terus berkomitmen meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui penguatan peran Agen PESIAR (Petakan, Sisir, Advokasi, dan Registrasi). Upaya ini dilakukan dengan mendorong agen untuk aktif menjangkau masyarakat hingga ke tingkat rumah tangga.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sekaligus pembekalan Agen PESIAR Tahun 2026 yang melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten OKI, BPJS Kesehatan Cabang Palembang, serta para agen di lapangan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKI, Muhamad Lubis, menyampaikan bahwa kehadiran Agen PESIAR di setiap desa menjadi kunci utama dalam pemerataan perlindungan kesehatan masyarakat.
“Kami menargetkan minimal satu Agen PESIAR di setiap desa. Dengan strategi ini, diharapkan cakupan kepesertaan JKN dapat mencapai 98 persen dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 80 persen,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan agen tidak hanya diukur dari peningkatan jumlah peserta, tetapi juga dari kontribusinya dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan, khususnya bagi kelompok rentan seperti ibu hamil di wilayah pedesaan.
“Peran agen sangat strategis dalam memastikan masyarakat, terutama ibu hamil, mendapatkan pemantauan dan layanan kesehatan yang optimal,” tambahnya.
Berdasarkan data per 1 April 2026, cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten OKI telah mencapai 102,41 persen dari total 809.627 jiwa penduduk, menunjukkan capaian signifikan dalam mendukung terwujudnya Universal Health Coverage (UHC).
Dalam kegiatan tersebut, Agen PESIAR Terbaik Tahun 2025, Bidan Nina Yulitri Fana, turut membagikan praktik baik dalam menjangkau masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN. Ia menekankan pentingnya pendekatan berbasis data serta kolaborasi aktif dengan perangkat desa.
“Langkah awal yang kami lakukan adalah mengunduh dan memetakan data sasaran, kemudian berkoordinasi dengan kepala desa dan kepala dusun untuk memastikan validitas alamat. Setelah itu, kami melakukan kunjungan langsung ke rumah warga untuk memberikan edukasi dan pendampingan pendaftaran JKN,” jelasnya.
Menurutnya, pendekatan jemput bola terbukti efektif dalam meningkatkan kepesertaan sekaligus pemahaman masyarakat terkait pentingnya jaminan kesehatan.
“Selain konsistensi, seluruh aktivitas juga harus terdokumentasi dalam aplikasi PESIAR sebagai bahan monitoring dan evaluasi,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palembang, Edy Surlis, menegaskan bahwa Agen PESIAR memiliki peran strategis dalam memperluas jangkauan layanan JKN hingga ke wilayah terpencil.
“Kinerja agen akan difokuskan pada peningkatan peserta baru, khususnya segmen PBPU/mandiri dan pelaku usaha mikro, peningkatan keaktifan peserta, serta penguatan edukasi dan informasi terkini terkait JKN,” ungkapnya.
Melalui penguatan Agen PESIAR, diharapkan tidak hanya terjadi peningkatan jumlah peserta, tetapi juga peningkatan pemahaman masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan di fasilitas kesehatan, serta peningkatan mutu layanan kesehatan di tingkat desa.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya nyata Pemerintah Kabupaten OKI dalam mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) secara menyeluruh, sehingga setiap warga memiliki akses terhadap perlindungan kesehatan yang adil, merata, dan berkualitas.
( R-01/ R-26///Pimred BFN )


















