PIDIE, 20 MEI 2026 beritafaktanews.id//— Sejumlah nelayan di Desa Lancang, Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie mengeluhkan kondisi kuala yang kini semakin dangkal sehingga menyulitkan aktivitas para nelayan saat hendak melaut maupun bersandar.
Salah seorang nelayan, Sofian, mengatakan kondisi tersebut sudah lama dikeluhkan warga karena boat nelayan tidak lagi leluasa keluar masuk kuala, terutama saat air laut surut.
“Sekarang kuala sudah sangat dangkal. Kalau air pasang baru boat bisa masuk dan parkir di kuala. Kalau surut sangat susah bagi nelayan,” ujar Sofian kepada wartawan.
Menurutnya, pendangkalan kuala sangat berdampak terhadap aktivitas para nelayan yang setiap hari bergantung pada hasil laut untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Selain menyulitkan saat berangkat melaut, kondisi itu juga membuat para nelayan khawatir boat mengalami kerusakan akibat kandas di dasar kuala yang dipenuhi lumpur dan pasir.
Masyarakat dan para nelayan Desa Lancang berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk melakukan pengerukan kuala agar aktivitas nelayan kembali lancar dan perekonomian warga pesisir dapat terbantu.
“Kami berharap pemerintah bisa memperhatikan kondisi ini dan segera melakukan pengerukan kuala supaya nelayan tidak lagi kesulitan,” harap Sofian.
Warga menilai keberadaan kuala yang layak sangat penting bagi kelangsungan mata pencaharian masyarakat pesisir di Kecamatan Kembang Tanjong.
(R.01/R024/HS Red/BPN)


















