banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250
banner 728x250

banner 728x250

Penggerebekan Bandar Sabu di Katingan Berujung Bentrokan, Seorang Polisi Tewas, Dua Anggota Masih Dicari

banner 120x600
banner 468x60

KATINGAN, beritafaktanews.id – Operasi penindakan terhadap terduga bandar narkotika jenis sabu di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berujung bentrokan antara personel Satresnarkoba Polres Katingan dengan warga. Insiden tersebut mengakibatkan seorang anggota kepolisian meninggal dunia, sementara dua personel lainnya masih dalam pencarian.

Peristiwa bermula setelah Satresnarkoba Polres Katingan menerima informasi dari masyarakat mengenai dugaan peredaran narkotika jenis sabu di Desa Tumbang Kalemei. Berdasarkan hasil penyelidikan, petugas mengidentifikasi seorang terduga pengedar berinisial BIO, yang disebut merupakan residivis kasus narkotika.

banner 325x300

Kasat Resnarkoba kemudian memimpin operasi penangkapan. Tim berangkat menuju lokasi pada malam hari dan tiba sekitar pukul 00.30 WIB. Personel dibagi menjadi dua tim, dengan tim pertama mendatangi rumah target operasi, sedangkan tim kedua bersiaga di sekitar SMP Negeri setempat.

Saat petugas memperkenalkan diri dan menjelaskan maksud kedatangan, BIO berhasil diamankan. Namun situasi berubah ketika seorang pria dari arah dapur membawa parang dan mengancam anggota polisi. Pria tersebut berhasil dilumpuhkan oleh petugas.

Tidak lama kemudian, dua pria lainnya keluar dari dalam rumah sambil membawa parang dan diduga menyerang petugas, termasuk mengayunkan senjata tajam ke arah Kasat Resnarkoba. Polisi sempat memberikan tembakan peringatan, namun karena serangan terus berlanjut, petugas melepaskan tembakan untuk melumpuhkan salah satu pelaku.

Insiden tersebut memicu reaksi keluarga dan warga sekitar. Sejumlah warga dilaporkan berdatangan sambil membawa parang, balok kayu, serta senjata api rakitan sehingga situasi menjadi tidak terkendali.

Personel Satresnarkoba kemudian berupaya menyelamatkan diri sambil meminta bantuan tambahan dari Polres Katingan dan Polsek Katingan Tengah. Sebagian anggota sempat berlindung di sebuah pulau kecil di tengah sungai, sementara Kasat Resnarkoba terjun ke sungai untuk menghindari amukan massa.

Di lokasi, warga dilaporkan masih melakukan perlawanan, termasuk melepaskan tembakan menggunakan senjata api rakitan ke arah petugas.

Tim kedua yang bergerak meminta bantuan juga sempat dihadang oleh sejumlah warga bersenjata. Meski demikian, mereka berhasil lolos dan tiba di Polsek Katingan Tengah untuk meminta bantuan.

Sementara itu, tim pertama berusaha menyelamatkan diri dengan berenang menyeberangi sungai. Sebagian anggota berhasil mencapai hutan dan bersembunyi, sedangkan tiga personel diduga kelelahan saat berusaha menyelamatkan diri.

Hingga saat ini, sebanyak sembilan anggota Satresnarkoba telah berhasil dievakuasi. Satu anggota, Aipda Yudhie, ditemukan meninggal dunia di sebuah lanting (rumah terapung).

Sementara itu, dua anggota lainnya, yakni Aiptu Sumariyanto dan Bripda Nopandri Ramadhana, masih belum diketahui keberadaannya. Aparat gabungan dari Polres Katingan bersama Polsek Katingan Tengah masih melakukan pencarian dan penyisiran di sepanjang aliran sungai serta wilayah sekitar lokasi kejadian.

Pihak kepolisian juga terus melakukan pendalaman terhadap peristiwa tersebut, termasuk mengusut dugaan perlawanan terhadap petugas dan keterlibatan pihak-pihak yang diduga menyerang personel kepolisian saat operasi penindakan berlangsung.

(Red)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *