banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250
banner 728x250

banner 728x250

KPK Sasar Kepala Daerah Di Jateng, Bupati Cilacap Jadi Target Operasi

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA, Beritafaktanews.id//— Syamsul Auliya Rachman menjadi salah satu kepala daerah yang tengah menjadi sorotan publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Jawa Tengah.

Dalam operasi senyap tersebut, penindakan dikabarkan menyasar Bupati Cilacap yang baru menjabat sejak 2025. Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan adanya OTT itu saat dikonfirmasi pada Jumat (13/3/2026).

banner 325x300

Namun hingga kini, proses pemeriksaan masih berlangsung sehingga KPK belum menyampaikan secara rinci perkara yang menjerat Syamsul. Lembaga antirasuah juga belum mengumumkan pihak lain yang turut diamankan maupun barang bukti yang disita dalam operasi tersebut. Sesuai ketentuan, KPK memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang ditangkap.

Profil Syamsul Auliya Rachman
Syamsul Auliya Rachman merupakan politikus dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang saat ini menjabat sebagai Bupati Cilacap periode 2025–2030. Ia dikenal sebagai putra daerah yang meniti karier dari lingkungan birokrasi pemerintahan.

Sebagai kepala daerah, Syamsul dilantik secara resmi pada 20 Februari 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta. Selain memimpin pemerintahan daerah, ia juga menjabat Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Kabupaten Cilacap periode 2021–2026.

Karier politiknya semakin menonjol saat maju dalam Pilkada Cilacap 2024 berpasangan dengan politikus Partai Golkar, Ammy Amalia Fatma Surya. Pasangan ini berhasil memenangkan kontestasi dengan perolehan 414.533 suara atau 43,81 persen dari total suara sah.

Latar Belakang Pendidikan dan Karier

Syamsul lahir di Cilacap pada 30 November 1985. Ia menempuh pendidikan di:

SDN Tritih Wetan 1 (1992–1998)

SMP Negeri 5 Cilacap (1998–2001)

SMA Negeri 1 Cilacap (2001–2004)

Selanjutnya, ia melanjutkan pendidikan tinggi di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) pada 2004–2008. Pendidikan tersebut menjadi fondasi awal perjalanan kariernya di dunia pemerintahan.

Karier birokrasi Syamsul dimulai sebagai Kasi Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Kecamatan Kedungreja pada 2012–2013.

Ia kemudian menjabat Kasubbag Otonomi Daerah dan Kerja Sama pada Bagian Tata Pemerintahan Pemkab Cilacap (2013–2016).

Pengalaman administratif tersebut menjadi modal penting sebelum ia dipercaya menjabat Wakil Bupati Cilacap periode 2017–2022. Setelah itu, ia maju dalam Pilkada 2024 dan terpilih sebagai bupati sejak 2025.

Kini, perjalanan karier politik Syamsul tengah menghadapi ujian setelah namanya dikaitkan dengan operasi tangkap tangan KPK yang masih dalam proses pendalaman.

(R01-R12-Red-BFN)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *