banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250
banner 728x250

banner 728x250

RATU DEWA SOROTI SPMB PALEMBANG, SISWA BERPRESTASI SEMPAT GAGAL MASUK SMP NEGERI

banner 120x600
banner 468x60

PALEMBANG, beritafaktanews.id – Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyoroti pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) setelah menerima laporan adanya siswa berprestasi yang sempat gagal diterima di sekolah menengah pertama (SMP) negeri.

Perhatian tersebut muncul karena siswa yang dimaksud diketahui memiliki rekam jejak akademik yang baik sejak duduk di bangku sekolah dasar hingga meraih prestasi di tingkat internasional.

banner 325x300

Menurut Ratu Dewa, persoalan tersebut perlu menjadi bahan evaluasi menyeluruh karena menyangkut hak pendidikan anak dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem penerimaan peserta didik.

“Ada siswa dari kelas 1 sampai tamat SD nilainya bagus dan berprestasi hingga tingkat dunia, tetapi saat penerimaan SMP negeri tidak diterima,” ujar Ratu Dewa, Senin (22/6/2026).

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Palembang akan melakukan evaluasi terhadap mekanisme SPMB yang dijalankan oleh Dinas Pendidikan Kota Palembang. Evaluasi dilakukan menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait jalur prestasi, afirmasi, maupun domisili.

Menurutnya, proses penerimaan murid baru harus berlangsung secara adil, transparan, dan sesuai aturan yang berlaku sehingga tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Selain itu, Ratu Dewa juga mengaku menerima laporan terkait dugaan praktik permainan uang dalam proses penerimaan siswa baru. Ia meminta masyarakat untuk melapor apabila memiliki bukti yang kuat.

“Saya juga menerima laporan dari masyarakat yang menyebut ada dugaan permainan uang untuk masuk sekolah. Jika ada bukti yang kuat, silakan laporkan langsung kepada saya dan akan kami tindak lanjuti sesuai aturan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, M Affan Prapanca, menjelaskan bahwa sistem SPMB telah menyediakan masa sanggah selama dua hari bagi orang tua atau wali murid yang ingin menyampaikan keberatan maupun memperbaiki data pendaftaran.

Menurut Affan, beberapa kasus yang sempat muncul ternyata disebabkan oleh kendala teknis pada sistem.

“Setelah diverifikasi, ada data pendaftaran yang ternyata ter-hidden di sistem. Siswa tersebut sebenarnya mendaftar, tetapi tidak terbaca di sekolah tujuan,” jelasnya.

Ia menambahkan, setelah dilakukan pemeriksaan dan verifikasi ulang, siswa yang sebelumnya dilaporkan gagal diterima tersebut terbukti memiliki prestasi dan skor yang memenuhi syarat pada jalur prestasi.

“Kami cek kembali dan memang benar memiliki prestasi serta skor tinggi. Sistem akan diperbaiki dan siswa tersebut tetap diterima dengan keterangan dari dinas,” katanya.

Kasus tersebut kini menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Kota Palembang untuk memperbaiki tata kelola SPMB agar lebih transparan, akuntabel, dan memberikan kepastian kepada masyarakat, khususnya dalam pelaksanaan jalur prestasi, afirmasi, dan domisili.

(Red)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *