MUSI BANYUASIN, Beritafaktanews.id//— Kebakaran hebat melanda aktivitas sumur minyak ilegal di area HGU PT Hindoli, Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin, Selasa (31/3/2026) malam.
Insiden tersebut menghanguskan sedikitnya 11 titik sumur minyak ilegal, belasan kendaraan, warung milik warga, hingga lahan perkebunan sawit.
Peristiwa bermula sekitar pukul 20.00 WIB dari salah satu sumur yang berada di area tebing. Api kemudian menyambar penampungan minyak mentah hingga menimbulkan aliran api yang menjalar ke bawah tebing.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara yang dilakukan tim gabungan dipimpin Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel, AKBP Akmad Budi Martono, kerusakan akibat kebakaran cukup parah.
Sedikitnya delapan unit mobil pikap, satu unit truk, sejumlah sepeda motor, serta beberapa warung milik warga di sekitar lokasi ikut terbakar. Selain itu, lahan sawit seluas 4,2 hektare milik HGU PT Hindoli juga hangus dilalap api.
Pihak kepolisian langsung memasang garis polisi di sekitar lokasi guna mengamankan area dan mencegah warga mendekat ke zona berbahaya.
Dari hasil penyelidikan awal, polisi telah mengidentifikasi empat orang yang diduga sebagai pemilik sumur minyak ilegal tersebut. Keempatnya masing-masing berinisial M, R, K, dan I.
Saat ini, tim gabungan masih melakukan pengejaran terhadap para terduga pelaku.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi praktik illegal drilling di wilayah Sumatera Selatan.
“Praktik ini bukan sekadar melanggar hukum, tetapi juga menjadi bom waktu yang mengancam keselamatan jiwa dan merusak lingkungan secara masif,” ujarnya.
Menurut Nandang, aktivitas pengeboran minyak ilegal merupakan ancaman serius yang harus dihentikan karena berpotensi menimbulkan korban jiwa dan kerusakan lingkungan yang lebih luas.
Saat ini, penyidik masih mendalami keterangan para saksi untuk mengungkap jaringan di balik aktivitas minyak ilegal tersebut.
Polda Sumsel juga mengimbau masyarakat agar segera menghentikan aktivitas serupa dan melaporkannya kepada aparat penegak hukum demi mencegah terjadinya insiden yang lebih besar.
Kondisi di lokasi kejadian kini telah steril dari aktivitas. Puing-puing kendaraan yang hangus dan lahan yang terbakar masih terlihat di sekitar area sebagai dampak dari kebakaran tersebut.
(R01-R12-Red-BFN)








