banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250
banner 728x250

banner 728x250

Kapolri Gerakkan Ketahanan Pangan, 57 Jembatan Desa Diresmikan di Sumsel

banner 120x600
banner 468x60

Ogan Ilir, Berita Faktanews//— Kepala Kepolisian Republik Indonesia Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung kegiatan Tanam Raya Jagung Kuartal I Tahun 2026 di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Sabtu (7/3/2026).

Pada kesempatan tersebut, Kapolri juga meresmikan pembangunan 57 Jembatan Merah Putih Presisi yang dibangun oleh Polda Sumatera Selatan bersama jajaran Polres di berbagai wilayah.

banner 325x300

Kegiatan ini menegaskan peran Kepolisian Negara Republik Indonesia tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta pembangunan infrastruktur pedesaan, sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat.

Kapolda Sumatera Selatan Sandi Nugroho dalam laporannya kepada Kapolri menyampaikan bahwa hingga Maret 2026, Polda Sumsel telah membangun 57 jembatan tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 50 unit telah selesai dibangun, sementara 7 unit lainnya masih dalam tahap konstruksi.

Kegiatan Tanam Raya Jagung dilaksanakan di lahan belakang kompleks Serai Indah, Kelurahan Indralaya Indah, Kecamatan Indralaya, sekitar pukul 14.00 WIB.

Dalam arahannya, Kapolri menegaskan bahwa Polri memiliki peran penting dalam mengawal program ketahanan pangan hingga ke tingkat desa.

Menurutnya, dukungan terhadap sektor pertanian merupakan bagian dari kontribusi Polri dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan Tanam Raya Jagung ini juga dihadiri sejumlah pejabat pemerintah pusat dan daerah, di antaranya Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhan, serta Kabaintelkam Polri Yuda Gustawan.

Dari unsur daerah hadir Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Pangdam II/Sriwijaya Ujang Darwis.

Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan dialog interaktif melalui video conference yang menghubungkan kegiatan di Ogan Ilir dengan sejumlah daerah lain seperti Jawa Barat, Kalimantan Tengah, dan Gorontalo guna membahas implementasi program ketahanan pangan nasional.

Program Jembatan Merah Putih Presisi menjadi salah satu inovasi Polda Sumsel dalam mendukung pembangunan wilayah pedesaan. Jembatan-jembatan tersebut dibangun untuk membuka akses transportasi bagi desa-desa yang sebelumnya mengalami keterbatasan infrastruktur.

Dengan tersedianya akses jembatan tersebut, distribusi hasil pertanian menjadi lebih lancar, mobilitas masyarakat meningkat, serta aktivitas ekonomi desa dapat berkembang lebih cepat.

Momentum Tanam Raya Jagung juga menjadi ajang peresmian sejumlah fasilitas di Sumatera Selatan. Kapolri menandatangani prasasti peresmian Jembatan Merah Putih Presisi, Paakri City Park, serta renovasi Grand Kemala.

Selain itu, dilakukan penyerahan bantuan mesin pipil jagung dan mesin pengering (dryer) kepada kelompok tani sebagai dukungan peningkatan kapasitas pascapanen.

Dukungan pembiayaan juga diberikan melalui Bank Rakyat Indonesia Regional 4 dengan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi para petani.

Kapolda Sumsel Sandi Nugroho menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung program ketahanan pangan sekaligus pembangunan infrastruktur desa.

“Polda Sumsel berkomitmen penuh mendukung program ketahanan pangan nasional. Kehadiran Bapak Kapolri di Sumatera Selatan menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran untuk terus bergerak bersama masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan tetapi juga mendorong kemajuan daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam program pembangunan dan pertanian menunjukkan pendekatan pelayanan yang lebih luas kepada masyarakat.

“Program ini menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai penggerak pembangunan daerah dan ketahanan pangan yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

(R01-R12-Red-BFN)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *