KOTA METRO, Beritafaktanews.id//— Pernyataan keras dan bernada tudingan dilontarkan Ketua Ikatan Pemuda Lampung Indonesia (IPLI), Hermansyah TR, SH, terhadap Pemerintah Kota (Pemkot) Metro. Ia menyoroti dugaan utang daerah ke Bank Lampung yang disebut mencapai Rp20 miliar dan mempertanyakan peruntukan dana tersebut.
Dalam pernyataannya pada Selasa, 31 Maret 2026, Hermansyah menyinggung isu yang kini ramai diperbincangkan publik, terkait dugaan utang Pemkot Metro yang disebut-sebut digunakan untuk kebutuhan menjelang Lebaran, termasuk untuk kepala daerah dan pejabat.
“Sekarang baru ramai dibahas, ada utang ke Bank Lampung. Pertanyaannya, uang itu sebenarnya digunakan untuk apa? Apakah benar untuk kebutuhan Lebaran pejabat atau ada kepentingan lain?” ujar Hermansyah dengan nada tajam.
Ia mengaku sempat mendatangi Kantor Wali Kota Metro dan menanyakan langsung hal tersebut kepada Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah, Kusbani. Namun, menurutnya, jawaban yang diberikan dinilai tidak jelas dan terkesan membingungkan.
“Saya sudah datang langsung, tapi jawaban yang diberikan tidak tegas. Ini justru menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat,” tegasnya.
Tak hanya itu, Hermansyah juga menyoroti sikap sejumlah pihak, termasuk unsur legislatif dan organisasi wartawan di Kota Metro. Ia mempertanyakan minimnya respons terhadap isu yang dinilai serius tersebut.
“Kenapa semua seperti diam? Ini menyangkut uang daerah dalam jumlah besar. Jangan sampai publik menduga ada yang tidak beres,” katanya.
Hermansyah juga menyinggung kondisi insan pers di daerah, yang menurutnya perlu mendapatkan perhatian dan perlakuan yang adil. Ia berharap tidak ada kesenjangan dalam akses informasi maupun dukungan terhadap kerja-kerja jurnalistik.
Lebih lanjut, ia mendesak agar persoalan dugaan utang tersebut dibuka secara transparan kepada publik. Menurutnya, pemerintah wajib menjelaskan secara rinci alur penggunaan anggaran agar tidak menimbulkan spekulasi liar.
“Kalau memang tidak ada masalah, sampaikan secara terbuka. Jangan sampai muncul dugaan-dugaan yang justru merusak kepercayaan masyarakat,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Wali Kota Metro maupun pihak terkait mengenai dugaan utang tersebut dan peruntukan anggarannya.
Polemik ini pun berpotensi berkembang menjadi isu serius jika tidak segera diklarifikasi secara transparan. Publik kini menunggu penjelasan resmi dari Pemkot Metro untuk menjawab berbagai tudingan yang telah beredar luas.






