banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250
banner 728x250

banner 728x250

Diduga Terstruktur, Solar PT DBA Disebut Berasal dari Laut dan SPBN, Aliran Pasokan ke Sejumlah Tambang Disorot

banner 120x600
banner 468x60

Beritafaktanews.com
Tanjungpandan, Belitung — Aktivitas distribusi BBM jenis solar yang dikaitkan dengan PT DBA kembali menjadi perhatian publik. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sumber solar PT DBA diduga berasal dari dua jalur, yakni pengambilan di laut melalui praktik yang kerap disebut kencingan tanker di perairan Tanjungpandan–Mentigi, serta pengambilan dari sejumlah SPBN di wilayah darat.

Sumber menyebutkan, pengambilan solar di laut dilakukan dari kapal tanker yang berada di perairan, bukan saat sandar di dermaga. Aktivitas tersebut diduga diatur di lapangan oleh seorang berinisial TL, yang disebut-sebut sebagai anak buah dan pengendali operasional lapangan. Solar hasil pemindahan di laut itu kemudian dibawa ke darat untuk ditampung sebelum didistribusikan kembali.

banner 325x300

Selain jalur laut, solar juga disebut diambil dari beberapa SPBN, antara lain di Batu Itam dan Sungai Padang, serta SPBN lainnya. Pengambilan dilakukan menggunakan jerigen dalam jumlah besar, kemudian diangkut memakai truk dan kendaraan jenis Panther menuju lokasi penampungan.

Solar yang dikumpulkan melalui dua jalur tersebut selanjutnya diduga disalurkan ke berbagai pihak, termasuk untuk mendukung operasional salah satu tambang di Kampit, Belitung Timur, serta sejumlah perusahaan pasir di wilayah Belitung.

Jika benar peruntukan tersebut untuk sektor pertambangan dan industri, maka muncul pertanyaan serius terkait jenis BBM yang digunakan, mengingat sektor tersebut wajib menggunakan BBM non-subsidi.

Rangkaian informasi ini memperkuat dugaan adanya pola distribusi yang terstruktur, mulai dari sumber di laut dan SPBN, pengangkutan darat, hingga penyaluran ke pengguna akhir.

Namun demikian, jenis BBM yang didistribusikan—apakah subsidi atau non-subsidi—belum mendapat penjelasan resmi.

Awak media masih berupaya mengonfirmasi manajemen PT DBA, termasuk meminta klarifikasi terkait sumber solar, peran pengatur lapangan berinisial TL, serta tujuan akhir distribusi BBM. Konfirmasi juga terus diupayakan kepada pengelola SPBN yang disebut-sebut menjadi titik pengambilan. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak-pihak terkait.

Publik berharap Pertamina Patra Niaga, BPH Migas, serta aparat penegak hukum dapat melakukan penelusuran menyeluruh untuk memastikan distribusi BBM berjalan sesuai aturan dan tidak terjadi penyalahgunaan yang merugikan masyarakat maupun negara.

(Rizky.f)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *