banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250
banner 728x250

banner 728x250

Dalih “Terdesak Massa” Disikat HMI, Kepemimpinan Wali Kota Metro Dinilai Labil dan Gagal Jaga Janji Publik

banner 120x600
banner 468x60

Kota Metro, Faktanews.id  — Dalih “tekanan massa” yang disebut-sebut menjadi alasan lahirnya janji kebijakan soal nasib Tenaga Harian Lepas (THL) kini berbalik menjadi sorotan keras. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Metro menilai alasan tersebut bukan sekadar pembelaan, melainkan bukti nyata lemahnya kualitas kepemimpinan Wali Kota Metro.

banner 325x300

Sorotan ini muncul setelah kuasa hukum Wali Kota menyampaikan bahwa sejumlah janji kebijakan terkait THL dibuat karena desakan massa demonstran. Pernyataan itu justru memicu kritik tajam dari kalangan mahasiswa yang menilai sikap tersebut mencerminkan pemerintahan yang reaktif, panik, dan kehilangan arah strategis.

Sekretaris HMI Cabang Metro, Heri Setiawan, menegaskan bahwa demonstrasi adalah bagian sah dari demokrasi, bukan alasan pembenar untuk melahirkan keputusan yang keliru atau janji yang tak bisa ditepati. Menurutnya, pemimpin daerah justru diuji saat menghadapi tekanan publik, bukan berlindung di baliknya. Selasa, 10/02/2026.

HMI menilai, narasi “terdesak massa” berbahaya karena secara tidak langsung mengalihkan tanggung jawab pemerintah kepada rakyat. Aspirasi publik diposisikan seolah menjadi sumber kesalahan, padahal itu adalah hak konstitusional yang harus dikelola dengan kebijakan yang matang dan bertanggung jawab.

Lebih jauh, sikap tersebut dinilai menciptakan preseden buruk dalam tata kelola pemerintahan. Kebijakan publik seolah bisa lahir tanpa kajian, tanpa prosedur, dan tanpa akuntabilitas, selama situasi dianggap genting.

Kritik semakin menguat ketika HMI menyinggung aksi demonstrasi 1 September 2025 terkait nasib 549 THL. Saat itu, Wali Kota Metro secara terbuka berjanji bahwa ratusan THL tidak akan dirumahkan, bahkan disampaikan di hadapan DPRD. Namun janji tersebut akhirnya tak terealisasi, dan kini justru dibela dengan alasan tekanan massa.

Bagi HMI, kondisi itu bukan sekadar kesalahan teknis, melainkan persoalan serius menyangkut kelayakan kepemimpinan. Pemimpin yang menjadikan tekanan rakyat sebagai tameng dianggap tidak siap menghadapi konflik dan krisis.

HMI pun mengingatkan, demokrasi tidak boleh dipimpin oleh sosok yang labil. Kota Metro membutuhkan pemimpin yang mampu berdiri tegak di bawah tekanan, bukan yang menjadikan tekanan sebagai alasan untuk mengingkari janji kepada publik.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *