banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250
banner 728x250

banner 728x250

RSUD Bantul Perluas Layanan Spesialistik, Hadirkan Dokter Paru dan Tambah Dokter Penyakit Dalam

banner 120x600
banner 468x60

KOTA METRO, beritafaktanews.id —Sejak di lantik sampai hari ini dokter hasril baru bertugas selama 120 hari Dr. Hasril membawa misi memperkuat layanan kesehatan dasar hingga spesialistik. Fokus utamanya jelas: memperluas akses layanan agar masyarakat Bantul, Piyungan, Pleret, dan wilayah sekitarnya tidak perlu lagi antre panjang atau dirujuk ke RS di luar daerah untuk penanganan penyakit kronis.

 

banner 325x300

Rencana dr hasril kedepan di rsud sumbersari bantul akan dimunculkan beberapa Pelayanan Unggulan diantaranya ;

1.Pelayanan Center Penyakit Paru

2.Stroke Center

3.Penyakit Mata

4.HD

5.Neuro Paint

 

Transformasi ini dilakukan seiring meningkatnya beban penyakit tidak menular dan gangguan pernapasan pasca pandemi. RSUD Bantul merespons dengan membenahi sistem, menambah SDM dokter spesialis, dan melengkapi alur pelayanan agar lebih cepat, tepat, dan manusiawi.

Dua inovasi utama yang sudah berjalan:

 

1. Pembukaan Poli Paru dengan dr. Vivi Rosari, M.S, M.Ked., Sp.P

Kehadiran dr. Vivi Rosari sebagai dokter spesialis Paru menjadi tonggak penting. Sebelumnya, pasien dengan keluhan batuk kronis, sesak, asma, PPOK, TBC, hingga pneumonia harus menunggu jadwal rujukan. Kini, diagnosis spirometri, edukasi penggunaan inhaler, terapi OAT untuk TBC, hingga tata laksana pneumonia berat bisa langsung ditangani di Poli Paru RSUD Bantul.

 

Adanya dokter spesialis Paru membuat alur jadi lebih cepat. Pasien tidak bolak-balik, edukasi juga lebih intensif sehingga kepatuhan berobat meningkat,” jelas Dr. Hasril.

 

2.Penguatan Tim Penyakit Dalam bersama dr. Arif Rahman Hakim, M.Kes., Sp.PD

Penambahan dr. Arif Rahman Hakim memperkuat lini depan penanganan penyakit metabolik dan kronis. Hipertensi, diabetes melitus, gagal ginjal kronik, gangguan liver, hingga kasus geriatri kini mendapat penanganan lebih intensif baik di rawat jalan maupun rawat inap.

 

Dampaknya langsung terasa: waktu tunggu konsultasi memangkas hingga 40%, jadwal kontrol lebih teratur, dan kolaborasi dengan poli gizi, laboratorium, serta radiologi jadi lebih solid. Pasien DM misalnya, sekarang bisa sekalian konsul gizi dan cek HbA1c dalam satu hari kunjungan.

 

“Inovasi ini bukan sekadar menambah nama dokter di jadwal. Ini tentang menghadirkan layanan yang lengkap, cepat, dan tepat sasaran bagi masyarakat. Kami ingin RSUD Bantul jadi rumah sakit rujukan tingkat pertama yang dipercaya warga Bantul sendiri. Ke depannya kami akan terus kembangkan layanan Neurologi intervensi, hemodialisa, dan rawat jalan terpadu penyakit kronis demi keselamatan dan kepuasan pasien,” tegas Dr. Hasril.

 

Dengan penambahan ini, RSUD Bantul optimis angka rujukan keluar daerah bisa ditekan, kepuasan pasien meningkat.(Red)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *