banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250
banner 728x250

banner 728x250

Gubernur Akpol Akui Pola Pendidikan Taruna Kurang Manusiawi

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA, Beritafaktanews.id//— Gubernur Akademi Kepolisian (Akpol) Irjen Daniel Tahi Monang Silitonga mengakui pola pendidikan yang selama ini dijalani taruna Akpol masih kurang manusiawi karena padatnya aktivitas sejak dini hari hingga malam.

Pernyataan itu disampaikan Daniel saat rapat bersama Komisi III DPR RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (2/4/2026).

banner 325x300

Menurut Daniel, taruna Akpol selama ini harus memulai aktivitas sejak pukul 04.00 WIB dan baru menyelesaikan kegiatan sekitar pukul 22.00 WIB, bahkan terkadang lebih, tanpa memiliki waktu istirahat yang memadai.

“Di Akpol kita sedang laksanakan perbaikan-perbaikan terutama dalam hal penyempurnaan kurikulum. Memang kalau kita perhatikan, kalau kita pikirkan memang sementara ini pendidikan kita kurang manusiawi. Karena mereka bangun misalnya jam 4 pagi, salat, ibadah, mulai dari jam 4 pagi sampai jam 10 malam tanpa ada istirahat mereka melaksanakan kegiatan,” ujar Daniel.

Ia menjelaskan, penerapan Sistem Kredit Semester (SKS) di lingkungan Akpol membuat para taruna harus terus mengikuti kegiatan pembelajaran di kelas maupun aktivitas lainnya sepanjang hari.

Daniel menilai pola seperti itu sulit dipertahankan karena dapat memengaruhi kemampuan konsentrasi para taruna selama mengikuti pendidikan.

“Bangun mulai dari jam 4 pagi sampai jam 10 malam, bahkan bisa sampai lebih,” katanya.

Sebagai langkah perbaikan, Akpol mulai menerapkan kebijakan baru berupa pemberian waktu istirahat siang bagi para taruna.

Menurut Daniel, mulai April 2026, taruna Akpol mendapatkan alokasi waktu selama 1 jam 15 menit untuk beristirahat dan tidur siang sebelum melanjutkan proses pembelajaran berikutnya.

“Oleh karena itu, mulai hari ini kami sudah implementasikan untuk di Akpol itu sudah ada istirahat siang. Yaitu mereka kami alokasikan waktu 1 jam 15 menit untuk mereka tidur siang sebelum masuk proses pembelajaran berikutnya,” ujarnya.

Kebijakan tersebut merupakan bagian dari evaluasi internal Akpol terhadap sistem pendidikan taruna, khususnya untuk menciptakan pola pembelajaran yang lebih seimbang dan mendukung kesehatan fisik maupun mental peserta didik.

(R01-R12-Red-BFN)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *