banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250
banner 728x250

banner 728x250

George Galloway Klaim Tel Aviv Luluh Lantak Diserang Iran, Media Barat Disebut Tutupi Fakta

banner 120x600
banner 468x60

Berita Faktanews – Pemimpin Partai Buruh Inggris (Workers Party of Britain), George Galloway, mengungkapkan sejumlah klaim mengejutkan mengenai skala kerusakan dan kerugian yang sebenarnya dialami Israel dan Amerika Serikat dalam konflik melawan Iran.

Dalam pernyataannya yang disampaikan melalui program MOATS (Mother of All Talk Shows), Galloway menuding adanya sensor informasi besar-besaran oleh pemerintah Israel serta media Barat terkait kehancuran yang terjadi di Tel Aviv dan tingginya angka korban jiwa di pihak Amerika Serikat.

banner 325x300

Menurut Galloway, Israel saat ini mengalami kerugian yang sangat besar akibat dahsyatnya serangan balasan militer Iran. Namun, berbagai fakta terkait jumlah korban tewas, korban luka, hingga bangunan yang hancur disebut sengaja ditutupi dari publik internasional.

Ia mengungkapkan bahwa otoritas Israel menerapkan aturan yang sangat ketat terkait penyebaran informasi dari wilayah terdampak. Siapa pun yang menyebarkan foto atau video kerusakan di Tel Aviv, kata dia, dapat diancam hukuman penjara hingga lima tahun.

Galloway juga menuding sejumlah media arus utama Barat seperti CNN, BBC, dan Sky News telah tunduk pada kebijakan sensor tersebut dan tidak menyiarkan kondisi sebenarnya yang terjadi di lapangan.

Lebih jauh, ia bahkan menyatakan bahwa kondisi Tel Aviv saat ini disebut-sebut mengalami kerusakan parah hingga menyerupai kehancuran yang terjadi di Jalur Gaza.

Ia mengaku memperoleh informasi tersebut secara langsung dari warga sipil yang berada di lokasi.

“Bagaimana saya bisa tahu itu? Karena saya punya banyak teman di Tel Aviv, di Jalan Sheinkin, dekat Lapangan Dizengoff. Merekalah yang memberi tahu saya dari mulut mereka sendiri bahwa Tel Aviv sekarang terlihat seperti Gaza,” ujar Galloway dalam pernyataannya pekan ini.

Menurutnya, kehancuran tersebut terjadi karena sistem pertahanan udara Israel yang melindungi wilayah Tel Aviv disebut tidak lagi mampu menahan serangan drone dan rudal balistik yang diluncurkan Iran.

Galloway juga mengklaim bahwa sistem pertahanan udara Amerika Serikat yang ditempatkan di sejumlah negara Timur Tengah ikut mengalami kegagalan dalam menghadapi gelombang serangan drone dan rudal tersebut.

Meski demikian, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Israel maupun Amerika Serikat terkait klaim-klaim yang disampaikan Galloway tersebut.

Konflik di kawasan Timur Tengah sendiri terus memanas dalam beberapa waktu terakhir setelah serangkaian serangan balasan antara Iran, Israel, dan sekutu-sekutunya memicu kekhawatiran akan meluasnya perang di kawasan tersebut.

(R01-R12-Red-BFN)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *