banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250
banner 728x250

banner 728x250

Komisi III DPRD Maluku Utara Tinjau Dugaan Pencemaran Lingkungan di PT Alam Raya Abadi

banner 120x600
banner 468x60

Maluku Utara, 10 Maret 2026 – Sekitar 18 anggota Komisi III DPRD Maluku Utara melakukan kunjungan kerja ke kantor PT. Alam Raya Abadi guna meninjau langsung dampak dugaan pencemaran lingkungan yang terjadi pada tahun lalu.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya DPRD untuk memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi di lapangan serta mendengar penjelasan dari pihak perusahaan terkait berbagai isu yang berkembang di masyarakat.

banner 325x300

Manajemen PT. Alam Raya Abadi (ARA) menyampaikan bahwa dalam pertemuan tersebut pihak perusahaan memaparkan sejumlah data dan klarifikasi terkait tudingan pencemaran lingkungan. Presentasi itu juga diikuti dengan sesi diskusi bersama para anggota dewan.

“Setelah melakukan peninjauan langsung dan mendengarkan pemaparan serta klarifikasi dari kami, DPRD dapat menerima penjelasan yang kami sampaikan,” ujar perwakilan manajemen ARA.

Sebagai tindak lanjut, Komisi III DPRD Maluku Utara berencana melakukan peninjauan langsung ke perusahaan lain yang juga berkaitan dengan persoalan tersebut, yakni PT. Jaya Abadi Semesta (JAS), setelah perayaan Idulfitri nanti.

Dalam rangkaian kunjungan kerja itu, para anggota dewan juga menyempatkan diri bertemu dengan beberapa petani yang melakukan pemalangan terhadap jalan hauling perusahaan di bagian kawasan hutan. Aksi pemalangan tersebut dinilai berdampak pada terganggunya aktivitas operasional perusahaan.

Menurut pihak manajemen ARA, DPRD Maluku Utara menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Kepolisian Daerah Maluku Utara untuk mencari solusi atas persoalan pemalangan jalan hauling yang dinilai ilegal tersebut.

“DPRD juga menyampaikan kekhawatiran atas dampak sosial yang muncul, khususnya terkait banyaknya pengurangan karyawan yang terjadi akibat terhambatnya operasional perusahaan karena pemalangan jalan hauling,” jelas pihak manajemen.

Manajemen ARA berharap persoalan tersebut dapat segera diselesaikan melalui koordinasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan para pihak terkait, sehingga kegiatan operasional perusahaan dapat kembali berjalan normal serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *