Bandarlampung, Beritafaktanews.id – Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Lampung, Ahmad Novriwan, menghadiri diskusi publik yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung bertajuk “Pajak Menekan, Media Sulit Bertahan” di Swiss-Belhotel Lampung, Jumat (21/11/2025).
Dalam forum tersebut, Ahmad Novriwan menegaskan bahwa media memiliki kontribusi besar dalam mendorong kemajuan suatu daerah. Namun, ia menilai beban pajak yang semakin tinggi menjadi tantangan serius bagi keberlangsungan perusahaan pers.
“Media punya peran penting dalam memajukan daerah, namun tantangan seperti pajak yang tinggi membuat media sulit bertahan,” ujarnya.
Novriwan mengapresiasi penyelenggaraan diskusi tersebut dan menilai momentum ini sangat tepat untuk membahas tekanan yang dihadapi para pengusaha media di Lampung sekaligus mencari solusi demi peningkatan kualitas jurnalistik di daerah.
Pada kesempatan itu, ia juga menyatakan sepakat dan ikut menandatangani Pernyataan Sikap PWI Lampung, sebagai bentuk komitmen JMSI untuk memperjuangkan keberlangsungan industri media.
PERNYATAAN SIKAP
1. Meminta pemerintah dan parlemen menerapkan insentif pajak bagi perusahaan pers.
2. Meminta Presiden Republik Indonesia membebaskan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk perusahaan pers, termasuk kerja sama advertorial serta langganan berita.
3. Mendesak pemerintah menghapus Pajak Penghasilan (PPh) bagi wartawan dan karyawan media.
4. Mendesak pemerintah hadir mendukung pers berkualitas melalui pemberian insentif pajak bagi media massa sebagai sumber informasi dan ilmu pengetahuan.
Ahmad Novriwan berharap Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dapat meringankan beban pajak yang selama ini dirasakan memberatkan pelaku usaha media, sehingga perusahaan pers dapat tetap bertahan dan fokus pada tugas utamanya sebagai pilar keempat demokrasi.
(R01-R12-BFN)








