Partai Gerindra menyatakan mendukung pelaksanaan Pilkada tidak langsung atau pemilihan kepala daerah melalui DPRD.
Pernyataan ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono, menyusul masuknya revisi UU Pilkada ke dalam Prolegnas DPR RI 2026.
Dukungan partai ini diberikan dengan mempertimbangkan tiga aspek utama : efektivitas, efisiensi, dan tetap mempertahankan esensi demokrasi dalam proses pemilihan.
Gerindra menekankan pentingnya efektivitas dalam keterwakilan rakyat sekaligus mencegah praktik oligarki atau politik uang.
Selain itu, efisiensi biaya juga menjadi fokus, mengingat dana hibah Pilkada meningkat signifikan dari Rp7 triliun pada 2015 menjadi Rp37 triliun pada 2024.
Dengan mekanisme tidak langsung, diharapkan anggaran besar tersebut dapat dialokasikan ke kegiatan yang lebih produktif, tanpa mengurangi keterbukaan dan akuntabilitas dalam proses pemilihan.
Meski memilih melalui DPRD, Partai Gerindra menegaskan esensi demokrasi tetap dijaga dengan transparansi, partisipasi publik, dan kedaulatan rakyat sesuai UUD 1945.
Gerindra terus mempelajari mekanisme terbaik agar aspirasi publik tetap terserap dan sistem demokrasi dijalankan secara adil dan terbuka.
Fokus partai adalah memastikan Pilkada tidak langsung tetap menjadi sarana bagi rakyat untuk memilih pemimpin yang mampu mensejahterakan masyarakat.
✍️ Arif Barata
Pengikut Netto Only semua orang
SEMUA ORANG pengikut
Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)
#Garudatv #Laporan8 #PilkadaTidakLangsung #Gerindra #Demokrasi #Efektivitas #Efisiensi #Transparansi #Prolegnas2026 #PemiluDaerah #KedaulatanRakyat










